Potret Pemilukada Jawa Barat 2013 “Pemilih Cerdas: Visi Misinya mana???”

Gambar

Saat ini warga Jawa Barat sedang menunggu “Pesta Demokrasi” yaitu Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Kondisi seperti ini ditandai dengan baligo-baligo, poster, dan alat peraga kampanye lainnya yang terpajang “menghiasi” seluruh wilayah Jawa Barat. Bandung, sebagai ibukota Provinsi Jawa Barat merupakan cermin dari potret demokrasi Jawa Barat. Jika dibandingkan dengan kota / kabupaten lain di Jawa Barat, Bandung menjadi kota yang paling banyak “Hiasan Kota” alat peraga kampanye ini. Mulai dari “Babarengan, Dekat Melayani, Jabar Mulia, Dongdang lima” dan lain sebagainya. Baca lebih lanjut

MAKNA IDEOLOGI DARI BERBAGAI SUDUT PANDANG PARA AHLI DAN APLIKASINYA DI INDONESIA

Oleh:

Yaya Mulya Mantri

12/339174/PMU/07464

                   I.            PENDAHULUAN

Sebagai suatu konsep negara, istilah ideologi sudah tidak asing lagi didengar. Namun konsep itu belum sampai pada tahap pengamalan, yang ada baru sebatas wacana. Seharusnya setiap warga negara memiliki kemampuan untuk mengamalkan ideologi negaranya dengan baik. Sebelum memahami dan mengamalkan ideologi negara, perlu diketahui pula pengertian dari ideologi. Baca lebih lanjut

Burung Ababil itu akan datang lagi?

بسم الله الرحمان الرحيم
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ ١
أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ ٢
وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ ٣
تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِنْ سِجِّيلٍ ٤
فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَأْكُولٍ ٥

Artinya:
1. Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah[1601]?
2. Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia?
3. dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong,
4. yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar,
5. lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat). Baca lebih lanjut

Antara Real Madrid dan Granada

Setelah membaca buku “Kebangkitan Islam di Andalusia” karya Ahmad Mahmud Himayah, saya merasa masih penasaran tentang keadaan Islam pada masa itu. Karena dalam buku ini hanya menjelaskan tentang Andalusia (Granada), maka saya merasa ingin tahu tentang kehidupan masyarakat Muslim di kota lain di Negara ini, yaitu Madrid. Saya akhirnya mencoba googling dengan keyword “Sejarah Islam Madrid”, dan berharap akan mendapatkan informasi yang tepat.

Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya muncul beberapa tulisan tentang sejarah Islam di Spanyol. Namun diantara beberapa tulisan tersebut, ada satu yang berbeda, yaitu tulisan tentang tim sepakbola Real Madrid yang berjudul “Memalukan! Real Madrid Rela Lepaskan Salib demi 1 Milyar Dollar”. Tulisan ini ditulis oleh seorang blogger yang menamakan dirinya “Siap Murtad”. Ia menulis tentang perubahan kecil pada logo tim sepakbola Real Madrid. Berikut ini adalah kutipannya:

Baca lebih lanjut

Holocaust dan Kebohongan

Ketika duduk di bangku sekolah, guru sejarah menerangkan tentang Holocaust. Apa itu Holcaust? Itu adalah peristiwa pembantaian kaum Yahudi ketika Perang Dunia II (PD II) yang dilakukan oleh pasukan Nazi Jerman. Orang Yahudi menyebut pembantaian ini dengan sebutan Shoah (istilah ibrani), yaitu malapetaka atau bencana besar. Holocaust sendiri berasal dari bahasa Yunani, holo yang artinya seluruh, dan caustos yang berarti terbakar. Jadi  holocaust berarti persembahan api atau pengorbanan religius dengan pembakaran. Menurut buku-buku pelajaran sejarah yang beredar di sekolah, pasukan Nazi Jerman telah memusnahkan sekitar 5,6 sampai 5,9 juta orang Yahudi.

Peristiwa Holocaust berkaitan dengan kebencian Jerman kepada Yahudi ketika Perang Dunia I (PD I). Pada PD I Jerman didaulat sebagai pecundang oleh Yahudi. Mulai saat itu Jerman menggaungkan perang terhadap Yahudi.
Ketika Nazi naik panggung politik, kebijakan yang menekan Yahudi pun diterapkan. Hak-hak Yahudi dicabut, harta benda mereka disita, rencana untuk mengusir mereka keluar Jerman dirancang, sampai terjadi pembantaian besar-besaran.

Baca lebih lanjut

Dasi dan Simbol Agama

Apakah fungsi dasi? Sepertinya itu hanya aksesoris dan tidak memiliki fungsi sama sekali. Menurut Akbar S. Ahmed, dasi adalah barang imprealisme cultural kristiani yang sangat membahayakan. Dasi tergantung seperti salib di seputar leher, dan menarik pemakainya menuju Kristen. Ini mungkin dibesar-besarkan dan tidak akurat, namun jika kita perhatikan dengan seksama, dasi dengan kerah berhimpit, sugguh mempelihatkan bentuk salib (Akbar S. Ahmed, 1992:202).

Namun menurut referensi yang saya baca, dasi pertama kali dipakai pada abad ke-16 oleh para prajurit Croation. Mereka mengenakan sepotong kain diikat di leher sebagai pakaian tradisonal. Perancis kemudian tertarik mengapdosi bentuk pakaian ini setelah para prajurit tersebut masuk Perancis. Beberapa abad kemudian, Inggris mengadopsinya, kebanyakan digunakan tentara, untuk menutup mulut dari debu dan menjaga agar leher hangat.Praktik mengenakan kain leher ini akhirnya merambat ke Amerika. Pada tahun 1864 Jerman dan Amerika mulai meproduksi versi modern dari ikat leher ini dan mereka mematenkannya.

Baca lebih lanjut