Orang Tak Punya Pun Mampu Sedekah

Gambar

Jika kita berbicara tentang sedekah, apa yang ada dipikiran kita? Pertama kali yang dipikirkan oleh kebanyakan orang adalah mengeluarkan materi dalam bentuk uang. Padahal sedekah tidak harus menggunakan uang saja. Kalau sedekah hanya sekedar mengeluarkan uang, kasihan orang yang tidak punya uang, dengan apa mereka bersedekah?

Dari Jabir Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Setiap kebaikan adalah sedekah.” Riwayat Bukhari

Dari hadis di atas, menyatakan bahwa “setiap kebaikan adalah sedekah” itua artinya tidak ada batasan sedekah berupa mengeluarkan materi seperti uang, harta, dan barang berharga lainnya. Semua kebaikan (menurut pandangan Alloh) yang kita lakukan itu bernilai sedekah di hadapan Alloh.

Dari Abu Dzar rodhiallohu ‘anhu dia berkata: Ada sekelompok sahabat Rasulullah melapor, “Wahai Rasulullah orang-orang kaya telah memborong pahala. Mereka sholat sebagaimana kami sholat, mereka berpuasa sebagaimana kami puasa, namun mereka dapat bersedekah dengan kelebihan hartanya.” Beliau bersabda, “Bukankah Alloh telah menjadikan bagi kalian apa-apa yang dapat kalian sedekahkan? Sesungguhnya pada setiap tasbih ada sedekah, pada setiap tahmid ada sedekah dan pada setiap tahlil ada sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, melarang kemungkaran adalah sedekah, dan mendatangi istrimu juga sedekah.” Mereka bertanya. “Wahai Rasulullah, apakah jika seseorang memenuhi kebutuhan syahwatnya itu pun mendatangkan pahala?” Beliau bersabda, “Apa pendapatmu, bila ia menempatkan pada tempat yang haram, bukankah ia berdosa? Demikian pula bila ia menempatkan pada tempat yang halal, ia akan mendapatkan pahala.” (HR. Muslim)

Hadis di atas  menjelaskan lebih detail lagi, kekhawatiran para sahabat yang tidak punya harta berlebih membuat mereka iri terhadap orang-orang beriman yang berharta melimpah. Mereka berprasangka alangkah beruntungnya orang-orang kaya yang beriman karena telah memborong pahala. Kekhawatiran itu pupus setelah Rasulullah menjawab bahwa setiap tahmid, tasbih, tahlil, dan amal kebajikan lain bernilai sedekah. Namun hadis di atas bukan untuk membuat orang kaya menjadi ‘pelit’, bagi orang kaya tetap diwajibkan untuk membantu sesamanya dengan mengeluarkan hartanya di jalan Alloh. Tentu saja menjadi orang kaya yang dermawan tidaklah mudah, salah satu ujian bagi orang dermawan yaitu sikap ‘sombong’ atau ‘riya’ atau ‘takabur’. Sebagaimana yang tersurat di dalam hadis di bawah ini:

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Tujuh macam orang yang akan dilindungi Allah pada hari yang tidak ada lindungan kecuali lindungan-Nya – kemudian ia menyebutkan hadits dan didalamnya disebutkan – orang yang bersedekah dengan sedekah yang ia tutupi sehingga tangannya yang kiri tidak mengetahui apa yang dikeluarkan oleh tangan kanannya.” Muttafaq Alaihi.

Oleh karena itu sebagai orang yang beriman, alangkah beruntungnya jika kita mampu untuk bersedekah dengan harta yang kita miliki. Walaupun dengan memberi makan dan minum untuk kucing, itu juga bernilai sedekah. bagi yang tidak mempunyai harta tidak usah berkecil hati, dengan berbuat kebaikan (menurut Alloh) itu juga bernilai sedekah. Perbanyaklah sedekah karena Alloh akan mencukupkan rizki orang yang bersedekah, seperti yang tersurat dalam hadis di bawah ini:

Dari Hakim Ibnu Hazm Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Tangan yang di atas (pemberi) lebih baik daripada tangan yang di bawah (penerima); dan mulailah dari orang-orang yang banyak tanggungannya; dan sebaik-baik sedekah ialah yang diambil dari sisa kebutuhan sendiri, barangsiapa menjaga kehormatannya Allah akan menjaganya dan barangsiapa merasa cukup Allah akan mencukupkan kebutuhannya.” Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut riwayat Bukhari.

Wallahu’alam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s