Dasi dan Simbol Agama

Apakah fungsi dasi? Sepertinya itu hanya aksesoris dan tidak memiliki fungsi sama sekali. Menurut Akbar S. Ahmed, dasi adalah barang imprealisme cultural kristiani yang sangat membahayakan. Dasi tergantung seperti salib di seputar leher, dan menarik pemakainya menuju Kristen. Ini mungkin dibesar-besarkan dan tidak akurat, namun jika kita perhatikan dengan seksama, dasi dengan kerah berhimpit, sugguh mempelihatkan bentuk salib (Akbar S. Ahmed, 1992:202).

Namun menurut referensi yang saya baca, dasi pertama kali dipakai pada abad ke-16 oleh para prajurit Croation. Mereka mengenakan sepotong kain diikat di leher sebagai pakaian tradisonal. Perancis kemudian tertarik mengapdosi bentuk pakaian ini setelah para prajurit tersebut masuk Perancis. Beberapa abad kemudian, Inggris mengadopsinya, kebanyakan digunakan tentara, untuk menutup mulut dari debu dan menjaga agar leher hangat.Praktik mengenakan kain leher ini akhirnya merambat ke Amerika. Pada tahun 1864 Jerman dan Amerika mulai meproduksi versi modern dari ikat leher ini dan mereka mematenkannya.

Baca lebih lanjut

KETULUSAN DAN PILKADA

Jakarta adalah Ibukota Negara Indonesia, semua kebijakan pemerintah pusat berasal dari kota tersebut, termasuk kebijakan kenaikan harga BBM yang sedang dibahas alot di DPR. Maka tak heran jika topik pemilihan Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 menjadi headline surat kabar baik nasional maupun daerah. Bukan hanya surat kabar, media elektronik dan media online pun tak mau kalah mengulas tuntas tentang topik hangat ini. Berbicara tentang pemilihan Gubernur Jakarta, masih ingatkah kita pada masa pembukaan pendaftaran bakal calon Gubernur Jakarta periode tahun 2002-2007? Masih ingatkah dengan sosok tukang becak yang mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta? Sepuluh tahun yang lalu ada seseorang yang bernama Rasdullah berani mencalonkan diri sebagai Gubenur DKI Jakarta. Rasdullah bukanlah tukang becak sembarangan, walaupun ia hanya tukang becak dan bukan lulusan Sarjana atau Magister seperti para pejabat, ia memiliki jiwa pemimpin yang ingin mengubah Jakarta menjadi lebih baik. Walaupun tidak lolos menjadi calon gubernur pada saat itu, Rasdullah tetap seorang pemimpin bahkan ia berhasil menjadi “Presiden” tukang becak di daerahnya. Untuk mengingatkan memori kita ke sepuluh tahun silam, di bawah ini petikan wawancara Wimar Witoelar dengan Rasdullah:

Baca lebih lanjut

Bolehkah kencing sambil berdiri?

Ada lima hadits yang membicarakan mengenai masalah ini. Tiga hadits adalah hadits yang shahih. Sedangkan dua hadits lainnya adalah dho’if (lemah).

Hadits Pertama

Hadits pertama ini menceritakan bahwa istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengingkari kalau ada yang mengatakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi pernah kencing sambil berdiri.

‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha- mengatakan,

مَنْ حَدَّثَكُمْ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَبُوْلُ قَائِمًا فَلاَ تُصَدِّقُوْهُ مَا كَانَ يَبُوْلُ إِلاَّ قَاعِدًا

“Barangsiapa yang mengatakan pada kalian bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah kencing sambil berdiri, maka janganlah kalian membenarkannya. (Yang benar) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa kencing sambil duduk.” (HR. At Tirmidzi dan An Nasa’i. Syaikh Al Albani mengatakan dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 201 bahwa hadits ini shahih). Abu Isa At Tirmidzi mengatakan, “Hadits ini adalah hadits yang lebih bagus dan lebih shahih dari hadits lainnya tatkala membicarakan masalah ini.”

Baca lebih lanjut

Sheila

Sebut saja aku Sheila, aku anak ke tiga dari tiga bersaudara. Saudara kandungku dua-duanya laki-laki, aku anak perempuan satu-satunya. Sebagai anak bungsu dan anak perempuan satu-satunya, aku mendapat perhatian yang lebih bahkan cenderung berlebihan dari ayah dan ibuku. Walau kadang merasa tak nyaman dengan perlakuan mereka tetapi aku tetap menerimanya dengan baik sampai saat ini.
Peraturan yang ekstra ketat dan perlindungan yang tak boleh ditembus, aku terlahir sebagai anak perempuan satu-satunya di rumah ini. Mereka bilang ini keistimewaan dan kasih sayang mereka, tapi buktinya aku merasa ga nyaman??!! Tapi…bila dipikir kembali perlakuan mereka terhadap seorang Sheila cukup beralasan. Memang sulit ya jadi cewek??? Wah…susah banget ya jadi cewek! Musti inilah itulah banyak aturan!!!

Carpon Sunda: Ojeg Payung

Usum halodo geus kalewat, ayeuna geus mimitian usum hujan. Tapi ceuk dina berita mah hujan ayeuna teh hujan buatan nu fungsina minuhan waduk saguling nu dipake pembangkit listrik. Sanajan kitu kuring ngarasa bungah sabab kuring bisa huhujanan di tengah kota bari neangan duit. Panon poe nu katutupan ku awan hideung nandakeun sakedeng deui bakal turun hujan.

Kuring kaluar ti imah bari mawa payung nu kacida gede na, kusabab gede payung eta bisa dipake ku tilu urang sakaligus. Biasana mah loba babaturan nu indit ka kota lamun usum hujan, tapi teuing atuh ari ayeuna mah. Kusabab usum hujanna can lila kuring can loba manggihan babaturan di kota.

Hujan geus mimiti turun, kuring lumpat neangan tempat jang ngiyuhan. Kuring diuk di sisi Dept. store nu aya di jalan Kepatihan. Hujan nambahan gede, kuring moal lila-lila diuk lamun hujanna nambahan gede. Kuring huhujanan di hareupeun salah sahiji pusat perbelanjaan di Bandung bari ngasong-ngasong payung nu kacida gede na.

Baca lebih lanjut